Senin, 27 November 2017

Ekonomi Indonesia "RI rentan KRISIS"


Sektor Industri Belum JadSektor Industri Belum Jadi Andalan, RI Masih Rentan Kri


Sektor Industri Belum Jadi Andalan, RI Masih Rentan Krisis

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) memandang struktur ekonomi Indonesia masih rentan terhadap krisis. Lantaran sektor industri belum menjadi andalan utama pertumbuhan ekonomi.
Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani mengatakan, andalan utama pertumbuhan ekonomi ‎adalah sektor jasa hingga kuartal III 2017. Padahal, sektor jasa memiliki daya serap tenaga kerja yang rendah dan memiliki karakteristik lebih berorientasi pada kawasan urban.
Faktor tersebut berbeda dengan karakter industri manufaktur yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi serta dapat dibangun di mana saja sesuai potensi daerah.
"Itu artinya industri lebih memiliki potensi bersumbangsi bagi pemerataan pembangunan, menggerakan ekonomi masyarakat hingga menggenjot ekonomi nasional," kata Rosan, dalam diskusi membangun industri nasional berkelanjutan, di Jakarta, (27/11/2017).
Rosan menuturkan, mengandalkan sektor jasa sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, menunjukan kedalaman struktur ekonomi nasional masih menyisakan kerentanan terhadap krisis. Idealnya yang‎ menjadi andalan adalah industri manufaktur, dengan ditunjang sektor jasa, pertanian dan investasi.
Saat ini kontribusi sektor indstri pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini 20,51 persen, pertumbuhan sektor industri mengalami perlambatan dibanding sektor lain setelah krisis pada 2000.
Rosan mengungkapkan, agar menjadi andalan sektor industri harus dibuat keberlanjutan, untuk mewujudkannya ada beberapa hal krusial yang harus dicarikan jalan keluarnya bersama pemerintah. Yaitu, kepastia‎n dan keberpihakan pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan baku dan pasokan energi yang berdaya saing.
Pemerintah harus konsisten terhadap kebijakan dan fokus pada pendalaman sektor industri, menghasilkan produk yang mempunyai akar kuat di dalam negeri dan dapat bersaing di pasar domestik maupun ekspor.
Keberpihakan dari pemerintah dalam mendukung pengembangan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan pemanfaatan hasil produk dalam negeri, serta keberpihakan dari pemerintah dalam mendukung upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia berdasarkan kebutuhan industri.
‎"Kehadiran pemerintah sangat penting dalam mendukung terwujudnya industri berkelanjutan, dimana fungsing pemerintah sebagai regulator dan Pengawas, peranya dalam kebijakan sangat strategis," tutur Rosan.


APPI, Kadin, Hippi Beri Dukungan Pembiayaan UMKM














Tidak ada komentar:

Posting Komentar